“JAUHI PENYAKITNYA JANGAN JAUHI ORANGNYA”, Sosialisasi HIV/AIDS di desa Raci

Semakin meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia tak hanya berdampak dilingkungan perkotaan tetapi juga semakin merambah di lingkungan desa. Puskesmas Batangan sebagai lembaga kesehatan selain melakukan perawatan orang sakit, juga berperan aktif memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat yang salah satunya mengenai virus HIV/AIDS. Pada hari selasa tanggal 26 Februari 2019, petugas dari Puskesmas Batangan bersama pemerintah desa Raci, mengadakan kegiatan sosialisasi di Desa Raci mengenai HIV/AIDS. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh masyarakat setempat, ibu-ibu PKK, perwakilan dari RT dan Karang Taruna.

 

Melihat jumlah kasus penyebaran HIV/AIDS serta stigma buruk dan diskriminasi di masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS, maka hal ini lah yang melatarbelakangi diperlukannya kegiatan sosialisasi. Kepala desa Raci Ibu Mamik Eko Trimurti menyambut baik degan hadirnya Bapak/ Ibu dari puskesmas yang akan memberi wawasan kepada masyarakat desa Raci.

Diawal kegiatan beliau turut memberi pengarahan bahwa “menanggapi hal yang demikian kita tidak perlu menjauhi/ memusuhi. Berilah semangat, suruh untuk berobat terus biar sehat”. Hal ini yang dimaksudkan adalah tentang adanya stigma buruk kepada penderita HIV/AIDS yang kemudian timbul perlakuan diskriminatif. Selain itu beliau juga mewanti-wanti kepada seluruh warganya untuk menjaga diri “ Saya titip masing-masing menjaga keluarga dewe-dewe, urusan keluarga dewe-dewe. Anggere ora ramban iku aman, sing bahaya iku sing ramban” tandas beliau.

Sementara itu pihak pembicara dari Puskesmas Batangan Bapak Suwono S.Kep dan Ibu Dr. Endang pada kesempatan itu, memaparkan tentang HIV/AIDS serta kasus penyebaran virus tersebut. Dari sekian penjelasan yang telah disampaikan, semoga menjadi pengetahuan sekaligus peringatan kepada masyarakat untuk turut berperan dalam pencegahan penularan virus HIV/AIDS dan bagaimana supaya jumlah penderita tidak bertambah.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan